Tag: Aplikasi Keuangan Sekolah

shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
Standard

Bye Data Siswa Hilang! Kelola Rapi data dengan Aplikasi Manajemen Sekolah

Aplikasi Manajemen Sekolah Pendidikan merupakan sektor penting yang menjadi dasar kemajuan masyarakat melalui upaya mewujudkan suasana belajar. Pendidikan tak hanya perihal belajar di kelas dengan buku saja, namun pendidikan sekolah lebih komplek lagi. Ada yang namanya manajemen sekolah.    Manajemen sekolah dapat diartikan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan pengolahan proses pendidikan untuk mencapai latar belakang school management. Manajemen sekolah adalah proses mengelola sekolah dengan merencanakan, mengorganisasikan, mengajar, dan mengawasinya untuk mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.   Dalam era digital saat ini, teknologi telah merambah ke berbagai sektor, termasuk pendidikan. Aplikasi manajemen sekolah hadir sebagai solusi modern untuk membantu sekolah dalam mengelola berbagai aspek operasional dengan lebih efisien dan efektif. Berikut beberapa manfaat dan fitur utama dari aplikasi manajemen sekolah. Baca Juga : PROMO SPEKTAKULER BACK TO SCHOOL Manfaat Aplikasi Manajemen Sekolah:   Efisiensi Operasional Aplikasi manajemen sekolah memungkinkan untuk melakukan otomatisasi berbagai tugas administratif, seperti pendaftaran siswa, pengelolaan jadwal pelajaran, dan pengaturan absensi. Hal ini bisa mengurangi beban kerja staf administratif dan memungkinkan mereka fokus untuk mengerjakan tugas-tugas yang lebih penting.   Peningkatan Komunikasi Aplikasi ini menyediakan platform komunikasi yang lebih baik antara guru, siswa, dan orang tua. Melalui fitur pesan instan, pengumuman, dan portal informasi, semua pihak dapat dengan mudah berbagi informasi terbaru dan bisa berkomunikasi secara real-time.   Akses Informasi yang Mudah Dengan menggunakan aplikasi manajemen sekolah, siswa dan orang tua dapat dengan mudah mengakses informasi penting seperti jadwal pelajaran, nilai, dan tugas. Hal ini dapat meningkatkan transparansi dan dapat membantu siswa untuk lebih bertanggung jawab atas pendidikan mereka.   Pengelolaan Keuangan Aplikasi ini juga bisa membantu dalam pengelolaan keuangan sekolah, seperti pembayaran biaya sekolah, pencatatan transaksi, dan pelaporan keuangan. Dengan menggunakan sistem yang terintegrasi, sekolah dapat mengelola anggaran dengan lebih efektif dan mencegah kesalahan dalam pencatatan keuangan. Baca Juga : Mengapa Sekolah Membutuhkan Aplikasi Administrasi Sekolah? Fitur Utama Aplikasi Manajemen Sekolah   Fitur Sistem Pendaftaran dan Penerimaan Siswa Aplikasi ini menyediakan fitur untuk mengelola proses pendaftaran dan penerimaan siswa baru, mulai dari pengisian formulir online hingga penyeleksian calon siswa.   Fitur Pengelolaan Akademik Yang termasuk kedalam fitur ini adalah pembuatan dan pengaturan jadwal pelajaran, pengelolaan data guru, dan distribusi tugas serta materi pelajaran secara digital.   Fitur Sistem Absensi Aplikasi manajemen sekolah memiliki sistem untuk mencatat kehadiran siswa dan guru secara otomatis. Hal ini dapat dilakukan melalui pemindaian kartu identitas atau biometrik, yang mengurangi kemungkinan kecurangan dalam pencatatan kehadiran.   Fitur Penilaian dan Raport Dengan adanya fitur penilaian dan rapor, guru dapat memasukkan nilai siswa langsung ke dalam sistem, yang kemudian dapat diakses oleh siswa dan orang tua. Rapor digital memudahkan dalam memberikan umpan balik yang lebih cepat dan mendetail kepada siswa.   Fitur Komunikasi dan Pengumuman Fitur ini memungkinkan pihak sekolah untuk mengirim pengumuman penting, jadwal acara, dan informasi lainnya kepada siswa dan orang tua melalui aplikasi, memastikan informasi selalu tersampaikan dengan cepat dan akurat.   Fitur Manajemen Perpustakaan Fitur ini bisa dalam mengurus manajemen perpustakaan sekolah seperti pengelolaan inventaris buku, peminjaman dan pengembalian buku yang dapat dilakukan secara digital, hal ini membuat perpustakaan sekolah lebih terstuktur dan mudah diakses oleh murid.   Fitur Pengelolaan Fasilitas Sekolah Fitur ini bisa membantu pengelolaan dalam penggunaan fasilitas sekolah seperti aula, ruang kelas, laboratorium, dan lapangan olahraga. Baca Juga : Bingung dengan Tugas Tata Usaha? Gunakan Aplikasi Sekolah untuk Kemudahan Tugas Anda Penggunaan aplikasi manajemen sekolah merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital saat ini. Dengan berbagai fitur yang ditawarkan, aplikasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional sekolah, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan menyediakan alat yang bisa mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik. Dengan demikian, sekolah dapat lebih fokus pada tujuan utamanya, yaitu memberikan pendidikan berkualitas tinggi kepada siswa.   Bagaimana tertarik menggunakan Software Administrasi ini? Segera kunjungi laman resminya di https://adminsekolah.net Atau coba gratis demonya di demo.adminsekolah.net Info Selengkapnya: Telp/WA : 0812-3364-0003 Telp/WA: 0852-2201-0003

Standard

Kebutuhan Guru dalam Mengajar

Tidak dapat dipungkiri bahwa guru yang profesional selalu menyiapkan diri untuk mengajar muridnya dengan baik. Mulai dari menyiapkan materi yang diajarkan, media pembelajaran yang digunakan, hingga merencakan bagaimana pembelajaran di kelas dapat berjalan dengan lancar.  Berikut ini beberapa hal Kebutuhan Guru dalam Mengajar yang harus disiapkan, diantaranya:   Mempersiapkan bahan yang akan diajarkan Sebelumnya guru sudah membuat RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, sehingga memudahkan untuk mengetahui materi apa yang akan diajarkan.    Langkah selanjutnya adalah menyusun materi tersebut kedalam beberapa tahap pembelajaran agar mudah dipahami oleh siswa. Kemudian, siapkan informasi tambahan untuk mendukung materi tersebut. Seperti mengaitkan materi yang diajarkan kedalam peristiwa sehari-hari.   Mempersiapkan media pembelajaran yang akan digunakan Untuk membuat pembelajaran lebih menarik perhatian siswa. Guru bisa menggunakan media pembelajaran yang kreatif seperti  menggunakan media visual seperti presentasi, diagram, atau video untuk menjelaskan konsep. Guru juga dapat memanfaatkan teknologi seperti platform pembelajaran daring atau aplikasi pendidikan. Media pembelajaran diharapkan mampu siswa dalam menangkan materi yang diajarkan. Saat ini banyak sekali platform yang dapat membantu guru dalam menyiapkan media pembelajaran yang kreatif. Seperti canva, quizziz, YouTube, dan platform lainnya.   Baca Juga: Platform Merdeka Mengajar: Mudahkan Pendidik Menigkatkan Kualitas Pembelajaran   Mempersiapkan pertanyaan dan arahan untuk merangsang siswa aktif belajar Dalam kurikulum merdeka ini, siswa ditunjukan aktif dalam pembelajaran. Bukan hanya guru yang menjelaskan tetapi siswa dituntut untuk dapat memecahkan masalahan dari paparan yang disampaikan, kemudian guru menjelaskan apa yang belum tersampaikan oleh siswa. Jangan gunakan pertanyaan dengan jawaban “Ya” atau “Tidak”. Tetapi lebih kembangkan pertanyaan seperti.  Pertanyaan Analisis: “Bagaimana Anda akan menganalisis situasi ini dari sudut pandang yang berbeda?” “Apa konsep dasar yang mendasari permasalahan ini?”   Pertanyaan Evaluasi: “Menurut Anda, apa kelebihan dan kekurangan solusi ini?” “Bagaimana Anda menilai keefektifan langkah-langkah yang diambil dalam penelitian ini?”   Pertanyaan Sintesis: “Bisakah Anda menggabungkan ide-ide ini untuk menciptakan solusi yang inovatif?” “Bagaimana Anda dapat mengintegrasikan berbagai konsep menjadi suatu kesimpulan?”   Pertanyaan Pemecahan Masalah: “Apa langkah konkret yang akan Anda ambil untuk mengatasi masalah ini?” “Bagaimana Anda akan mendekati masalah ini dari sudut pandang pemecahan masalah?”   Pertanyaan Komparatif: “Bandingkan dan kontraskan pendekatan A dan B dalam menanggapi situasi ini.” “Apa perbedaan mendasar antara dua teori ini?”   Pertanyaan Berbasis Bukti: “Apa bukti yang mendukung argumen Anda?” “Bagaimana data ini mendukung atau menentang klaim tersebut?”   Pertanyaan Berbasis Nilai: “Apa nilai-nilai atau prinsip-prinsip yang mendasari pendapat Anda tentang isu ini?” “Apakah ada pertimbangan etis yang harus dipertimbangkan dalam situasi ini?”   Pertanyaan Reflektif: “Bagaimana pengalaman ini mempengaruhi pandangan Anda tentang konsep ini?” “Apa yang dapat dipelajari dari situasi ini?”   Pertanyaan Tentang Konsekuensi: “Apa konsekuensi jangka panjang dari keputusan ini?” “Bagaimana tindakan ini dapat memengaruhi berbagai pihak terkait?”   Pertanyaan Tentang Alternatif: “Apakah ada pendekatan alternatif yang dapat diambil untuk mencapai hasil yang sama?” “Bagaimana langkah ini berbeda dari alternatif yang mungkin?” Pertanyaan-pertanyaan ini tidak hanya memicu pemikiran kritis, tetapi juga mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir analitis, evaluatif, dan kreatif. Siswa diundang untuk menyelidiki, merenung, dan menyusun pemikiran mereka sendiri.   Mempelajari keadaan siswa, mengerti kelemahan dan kelebihan siswa Dengan memahami keadaan, kelemahan dan kelebihan siswa, seorang guru dapat menyusun strategi pembelajaran yang berbeda-beda untuk memenuhi kebutuhan individu mereka. Diferensiasi pembelajaran memungkinkan guru mengajar sesuai dengan gaya belajar dan tingkat pemahaman masing-masing siswa. Mengetahui kelemahan siswa membantu guru mengidentifikasi potensi hambatan dalam pemahaman mereka terhadap materi. Dengan demikian, guru dapat merancang intervensi yang tepat untuk membantu siswa mengatasi tantangan belajar mereka. Mengetahui kelebihan siswa memungkinkan guru untuk mengoptimalkan potensi mereka. Guru dapat memberikan tugas atau proyek yang memanfaatkan keahlian dan minat khusus siswa untuk memotivasi mereka secara lebih efektif.   Mempelajari pengetahuan awal siswa Mempelajari pengetahuan awal siswa adalah penting karena memiliki dampak yang signifikan pada efektivitas pengajaran. Pengetahuan awal dapat berfungsi sebagai dasar untuk mengevaluasi efektivitas pengajaran. Guru dapat mengukur perkembangan siswa dengan membandingkan pengetahuan awal dengan pemahaman setelah pembelajaran. Mempelajari pengetahuan awal siswa memberikan dasar yang kuat untuk perencanaan pembelajaran yang lebih efektif, mendukung kebutuhan siswa secara lebih baik, dan meningkatkan peluang kesuksesan akademis mereka.   Itu tadi 5 Kebutuhan Guru dalam Mengajar yang perlu disiapkan oleh guru sebelum memulai kelasnya. Semoga bermanfaat 🙂 ===============================================================================================   Ingin mencoba fitur jurnal mengajar by AdminSekolah? Coba gratis demo-nya di demo.adminsekolah.net Atau Hubungi admin kami di wa.me/6281233640003   

Standard

Tugas Utama Kepala Sekolah secara Umum

Mungkin menurut masyarakat umum peran dan tugas utama kepala sekolah hanya sebagai pemimpin manajerial di sekolah. Padahal, ada banyak rincian tugas lainnya yang telah ditetapkan dalam Peraturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud).   Tugas Pokok Kepala Sekolah    Menurut KBBI Kepala sekolah adalah orang (guru) yang memimpin suatu sekolah; guru kepala. Sedangkan menurut Permendikbud nomor 6 tahun 2018, Kepala Sekolah adalah guru yang diberi tugas untuk memimpin dan mengelola satuan pendidikan yang meliputi taman kanak-kanak (TK), taman kanak-kanak luar biasa (TKLB), sekolah dasar (SD), sekolah dasar luar biasa (SDLB), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah pertama luar biasa (SMPLB), sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK), sekolah menengah atas luar biasa (SMALB), atau Sekolah Indonesia di Luar Negeri. Berikut tugas utama kepala sekolah berdasarkan permendikbud nomor 6 tahun 2018:   Baca Juga: Cara Kepala Sekolah Meningkatkan Kinerja Guru   Beban Kerja Kepala Sekolah   Beban kerja Kepala Sekolah sepenuhnya untuk melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan sekolah, dan sebagai supervisi kepada Guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.   Meningkatkan Mutu sesuai Standar Nasional Pendidikan   Beban kerja kepala sekolah yang telah dijabarkan sebelumnya bertujuan untuk mengembangkan sekolah dan meningkatkan mutu sekolah berdasarkan pada 8 (delapan) standar pendidikan nasional.   Melakukan Proses Belajar Mengajar   Dalm hal terjadi kekurangan guru pada satuan pendidikan, kepala sekolah dapat melaksanakan tugas pembelajaran atau pembimbingan agar proses pembelajaran atau pembimbingan tetap berlangsung pada satuan pendidikan yang bersangkutan.   Kepala Sekolah yang melaksanakan tugas pembelajaran atau pembimbingan sebagaimana dimaksud sebelumnya merupakan tugas tambahan di luar tugas pokoknya.   Promosi Kebudayaan Indonesia   Selain melaksanakan manajerial, kewirausahaan, sebagai supervisi, dan melakukan proses belajar mengajar. Kepala sekolah juga perlu melakukan promosi kebudayaan Indonesia. Tugas ini diberikan khusus untuk Kepala Sekolah yang menjabat di SILN (Sekolah Indonesia di Luar Negeri).     Keberhasilan kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya, banyak ditentukan oleh kepeminpinan kepala sekolah. Kepemimpinan merupakan faktor paling pentinf dalam menunjang tercapainya tujuan organisasi sekolah.   Apabila kepala sekolah mampu untuk menggerakkan, membimbing, dan mengarahkan anggota secara tepat, maka segala kegiatan yang ada dalam organisasi sekolah akan bisa terlaksana secara efektif. Sebaliknya, bila tidak bisa menggerakkan anggota secara efektif, tidak akan bisa mencapai tujuan secara optimal.   Tentu keberhasilan kepala sekolah akan berjalan lebih mudah dengan kerja sama dari seluruh warga sekolah.    ================================================================================================ Ingin mengelola kegiatan administrasi dan keuangan sekolah dengan sistem digital? Coba Demonya secara GRATIS di demo.adminsekolah.net

Standard

Istilah-Istilah dalam Kurikulum Merdeka yang Wajib Diketahui Pengajar

Istilah dalam Kurikulum Merdeka – Kurikulum Merdeka diluncurkan oleh Mendikbudristek pada Februari 2022 sebagai program Merdeka Belajar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kurikulum Merdeka berfokus pada materi yang esensial dan pada pengembangan karakter Profil Pelajar Pancasila. Pada tahun 2023 ini Kurikulum Merdeka akan diterapkan secara nasional. Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo menyatakan sebanyak 80 persen sekolah di Indonesia (semua jenjang) sudah menerapkan Kurikulum Merdeka. “80 persen sekolah di Indonesia sudah mengadopsi Kurikulum Merdeka untuk menggantikan kurikulum sebelumnya, hal ini terus berkembang sejak awal 2022. Saat Kurikulum Merdeka kita kenalkan kepada satuan pendidikan,” kata Andindito. Ada beberapa istilah baru yang terdapat dalam Kurikulum Merdeka Belajar yang perlu diketahui dan dipahami oleh para pengajar agar implementasi kurikulum merdeka ini betul-betul terlaksana dengan baik sesuai harapan pemerintah.    Istilah-Istilah dalam Kurikulum Merdeka Capaian Pembelajaran (CP) Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase perkembangan. CP mencakup sekumpulan kompetensi dan lingkup materi, yang disusun secara komprehensif dalam bentuk narasi. CP untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) terdiri atas satu fase, yaitu fase Fondasi. CP untuk pendidikan dasar dan menengah terdiri dari 6 fase, yaitu fase A hingga fase F, yang meliputi seluruh mata pelajaran di jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, SDLB, SMPLB, SMALB, Paket A, Paket B, dan Paket C), sesuai dengan pembagian berikut:   Fase dan Jenjang/Kelas Fase A: Kelas 1-2 SD/MI/SDLB/Paket A Fase B: Kelas 3-4 SD/MI/SDLB/Paket A Fase C: Kelas 5-6 SD/MI/SDLB/Paket A Fase D: Kelas 7-9 SMP/MTs/SMPLB/Paket B Fase E: Kelas 10 SMA/MA/SMALB/Paket C, SMK/MAK Fase F: Kelas 11-12 SMA/MA/SMALB/Paket C, SMK/MAK   Baca Juga: Cara Kepala Sekolah Meningkatkan Kinerja Guru   Sekolah Luar Biasa Fase A: usia mental ≤ 7 tahun Fase B: usia mental ± 8 tahun Fase C: usia mental ± 8 tahun Fase D: usia mental ± 9 tahun Fase E: usia mental ± 10 tahun Fase F: usia mental ± 10 tahun   Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah rangkaian Tujuan Pembelajaran yang disusun secara sistematis dan logis di dalam fase pembelajaran untuk murid dapat mencapai Capaian Pembelajaran tersebut. – ATP menjadi panduan guru dan murid untuk mencapai Capaian Pembelajaran di akhir suatu fase. – Setiap poin dalam Alur Tujuan Pembelajaran disusun secara kronologis berdasarkan urutan pembelajaran dari waktu ke waktu. – Guru dapat menyusun Alur Tujuan Pembelajaran masing-masing menyesuaikan dengan konteks dan kebutuhan anak-anak di kelas yang diampu. – Pemerintah menyediakan beberapa contoh Alur Tujuan Pembelajaran yang bisa langsung digunakan atau dimodifikasi, dan membuat panduan untuk penyusunan perangkat ajar.   Modul Ajar (MA) Modul ajar merupakan salah satu jenis perangkat ajar yang memuat rencana pelaksanaan pembelajaran, untuk membantu mengarahkan proses pembelajaran mencapai Capaian Pembelajaran (CP). Jika satuan pendidikan menggunakan modul ajar yang disediakan pemerintah, maka modul ajar tersebut dapat dipadankan dengan RPP Plus, karena modul ajar tersebut memiliki komponen yang lebih lengkap dibanding RPP. Jika satuan pendidikan mengembangkan modul ajar secara mandiri, maka modul ajar tersebut dapat dipadankan dengan RPP. Satuan pendidikan dapat menggunakan berbagai perangkat ajar, termasuk modul ajar atau RPP, dengan kelengkapan komponen dan format yang beragam sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan murid. Modul ajar sekurang-kurangnya berisi tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran (yang mencakup media pembelajaran yang akan digunakan), asesmen, serta informasi dan referensi belajar lainnya yang dapat membantu guru dalam melaksanakan pembelajaran.   Profil Pelajar Pancasila Dalam Kurikulum Merdeka Belajar, Bapak dan Ibu guru akan sering mendengar dan menggunakan istilah Profil Pelajar Pancasila. Apa itu Profil Pelajar Pancasila? Profil Pelajar Pancasila merupakan sejumlah karakter dan kompetensi yang diharapkan untuk diraih oleh peserta didik, yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila. Ada enam elemen utama yang harus dimiliki oleh Pelajar Pancasila, yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Profil Pelajar Pancasila dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap pelajar melalui: budaya sekolah, pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.   Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) Jika dalam Kurikulum 2013, kriteria ketuntasan belajar siswa ditentukan oleh KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) pada setiap mata pelajaran, dalam Kurikulum Merdeka Belajar istilah ini tidak lagi digunakan dan digantikan dengan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). KKTP adalah serangkaian kriteria atau indikator yang menunjukkan sejauh mana peserta didik telah mencapai kompetensi pada tujuan pembelajaran. Kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran nantinya berfungsi untuk merefleksikan proses pembelajaran dan menganalisis tingkat penguasaan kompetensi peserta didik agar dapat membantu pendidik dalam memperbaiki proses pembelajaran dan memberikan tindak lanjut yang sesuai dengan kompetensi  peserta didik. KKTP juga bermanfaat untuk memberikan informasi konkret dan komprehensif dalam laporan hasil belajar peserta didik. Kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih atau menyusun instrumen asesmen. Sehingga, asesmen yang dipilih benar-benar sesuai dengan tujuan dan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran yang telah disusun.    Teaching at the Right Level (TaRL) Istilah dalam Kurikulum Merdeka Belajar lainnya yang harus Bapak dan Ibu guru pahami adalah Teaching at The Right Level (TaRL). Teaching at the Right Level (TaRL) adalah pendekatan pengajaran yang tidak hanya berpusat pada tingkatan kelas saja, tapi juga kesiapan belajar siswa. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan setiap siswa mendapatkan hak belajar yang sama, mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan, dan memberikan waktu yang cukup pada siswa untuk membangun serta meningkatkan kompetensi numerasi dan literasi yang dimiliki.   Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan (KOSP) Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan (KOSP) adalah istilah dalam Kurikulum Merdeka Belajar yang memuat seluruh rencana proses belajar yang diselenggarakan di satuan pendidikan, sebagai pedoman seluruh penyelenggaraan pembelajaran. Istilah KOSP ini sama saja dengan istilah KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan). Itulah beberapa istilah dalam Kurikulum Merdeka Belajar yang akan sering Bapak dan Ibu guru temui dan gunakan saat sekolah tempat Bapak dan Ibu guru mengajar menerapkan kurikulum baru ini.   ================================================================================== Ingin mengelola kegiatan administrasi dan keuangan sekolah dengan sistem digital? Coba Demonya secara GRATIS di demo.adminsekolah.net

Standard

Platform Merdeka Mengajar: Mudahkan Pendidik Menigkatkan Kualitas Pembelajaran

Pendidikan adalah salah satu pilar utama dalam pembangunan sebuah bangsa. Dalam era digital seperti sekarang ini, teknologi memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu inovasi terbaru yang mempermudah pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah Platform Merdeka Mengajar (PMM).   Sekilas tentang Platform Merdeka Mengajar Platform Merdeka Mengajar adalah sebuah solusi untuk pendidik berbasis teknologi yang bertujuan untuk memudahkan para pendidik mengakses informasi, referensi, serta inspirasi tentang pendidikan. Platform ini merupakan salah satu dari banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidik dan pendidikan di Indonesia. Dalam platform ini memberikan akses ke beragam artikel dan video pembelajaran serta contoh-contoh Perangkat Ajar.   Keunggulan Platform Merdeka Mengajar Kemudahan Akses  Salah satu keunggulan utama dari PMM adalah kemudahannya diakses oleh semua orang. Dengan menggunakan teknologi internet, platform ini dapat diakses dari mana saja, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Hal ini membuka peluang pendidikan yang sama bagi semua orang, tanpa terkecuali. Untuk mengakses lebih lengkap Platform ini, seorang pendidik harus memiliki aku belajar.id atau madrasah.kemenag.go.id. Jika tidak memiliki tidak menjadi hambatan, Anda tetap dapat megakses beberapa fitur Platform Merdeka Mengajar, seperti fitur perangkat ajar, video inspirasi, dan bukti karya.   Konten Berkualitas Salah satu komponen kunci dalam meningkatkan kualitas pembelajaran adalah pendidikan yang berkualitas. PMM menyediakan berbagai materi pembelajaran, seperti perangkat ajar, asesmen murid, CP & ATP yang disusun oleh guru-guru dari seluruh Indonesia yang ahli di bidangnya. Konten pembelajaran ini dirancang agar sesuai dengan kurikulum yang berlaku, memenuhi standar pendidikan, dan pembelajaran di kelas menjadi aktif dua arah. Baca Juga: Software Manajemen Sekolah yang Dikelola secara Online   Mendorong Kreativitas Pendidik PMM tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga bagi pendidik. Pendidik dapat menggunakan platform ini untuk meningkatkan kreativitas dalam mengajar. Mereka dapat mengakses berbagai referensi, mengikuti pelatihan online, dan berkolaborasi dengan pendidik lainnya. Semua ini membantu mereka menjadi pendidik yang lebih baik dan terus mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif.   Mengatasi Tantangan Pendidikan di Daerah Terpencil Salah satu tantangan besar dalam dunia pendidikan adalah kesenjangan akses pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Platform Merdeka Mengajar menjadi salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini.    Dengan teknologi, pendidik di daerah terpencil dapat mengakses sumber daya pendidikan yang sama dengan pendidik di perkotaan. Hal ini membantu mengurangi kesenjangan pendidikan dan memberikan kesempatan yang lebih besar bagi anak-anak di daerah terpencil untuk meraih pendidikan berkualitas.   Kesimpulan Platform Merdeka Mengajar adalah inovasi teknologi yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidik dan pendidikan di Indonesia. Dengan akses mudah, konten berkualitas, dan dukungan bagi pendidik, platform ini membantu membuka pintu pendidikan yang lebih luas dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Ini adalah langkah penting dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang di Indonesia.   PMM dapat diakses dengan mudah melalui browser ataupun mobile Anda. Tampilan dari Platform Merdeka Mengajar   ============================================================================== Ingin Mengelola Manajemen Keuangan dan Administrasi Sekolah Anda Menjadi Teratur? Coba Demo Aplikasi AdminSekolah secara GRATIS demo.adminsekolah.net  

Standard

Software Manajemen Sekolah yang Dikelola secara Online

Sekolah Anda masih menggunakan manajemen dan pengelolaan secara manual? Ingin mengubah manajemen manual tersebut menjadi lebih modern?  Ini dia jawabannya AdminSekolah.Net Software Manajemen Sekolah yang dikelola secara online dapat mengatasi manajemen sekolah menjadi modern dan profesional. Kenapa harus AdminSekolah? Tidak harus AdminSekolah, tetapi jika Anda menggunakannya maka sekolah akan mendapat keuntungan.   Keuntungan Menggunakan Software Manajemen Sekolah Pengelolaan Dilakukan Dimana dan Kapan Saja Dengan keuntungan aplikasi online, staf admin dapat menggunakan aplikasi ini secara 24 jam dan dapat dibuka dimanapun. Tidak harus berada di sekolah maupun di perangkat sekolah. Tentu hal ini akan memudahkan staf admin dan juga pimpinan untuk memantau manajerial sekolah sudah terkelola dengan baik ataupun masih memiliki kekurangan.   Pencatatan Keuangan Lebih Mudah dan Tertata Rapi Permasalahan yang sering terjadi jika menggunakan pencatatan keuangan manual adalah salah menghitung sehingga harus memulai kembali dari awal.  Di sini AdminSekolah akan membantu masalah tersebut. Pencatatan keuangan, pembukuan & operasional sekolah akan tercatat secara digital dan penghitungan akan otomatis terhitung oleh sistem. Jika ada nominal yang salah maka akan dihitung otomatis oleh sistem. Jadi, tidak perlu hitung-hitung manual lagi.   Aplikasi Wali Murid  Dengan fitur mobile kini orang tua dapat memantau administrasi siswa kapan saja dan dimana saja. Saat ini Aplikasi Wali Murid dapat diakses melalui android dan iOs.   Download aplikasi mobile android wali murid di Play Store: https://bit.ly/WaliMurid_AS Akses aplikasi wali murid melalui iOs di: http://m.adminsekolah.net/   Presensi Pegawai Tersedia di Play Store Presensi pegawai ini membantu presensi jadi lebih mudah. Para guru dan pegawai cukup melakukan presensi dengan selfie, waktu real time, dan otomatis terhubung dengan sistem GPS. Sudah disetting untuk tidak mendeteksi Fake GPS. Mungkin kalau masih bingung dan ingin coba langsung aplikasinya bisa cek link-link di bawah yaa 🙂   Website: adminsekolah.net Demo Aplikasi: demo.adminsekolah.net (GRATIS AKSES) Agendakan zoom dengan admin kami di Wa.Me/6281233640003 (WhatsApp/Telp)

Standard

Mulai Atur Keuangan Sekolah secara Efektif dengan Laporan Keuangan Sederhana

Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan dari suatu usaha atau perusahaan pada periode akuntansi. Keberadaan laporan keuangan dapat digunakan untuk menggambarkan peforma usaha atau kinerja perusahaan dalam bidang keuangan. Ketika memulai membangun bisnis, membuat laporan keuangan menjadi hal yang sangat penting. Laporan keuangan tidak boleh diabaikan karena menjadi tempat untuk melihat suatu usaha berkembang atau tidak.   Pentingnya Laporan Keuangan Seberapa pentingkah suatu usaha atau perusahaan dalam membuat laporan keuangan? Inilah beberapa alasan pentingnya laporan keuangan untuk usaha atau perusahaan: Memantau Perkembangan Bisnis Dalam konteks ini, Anda dapat mengawasi perkembangan bisnismu melalui analisis laporan keuangan. Dengan informasi ini, kamu akan dapat mengevaluasi apakah bisnismu mengalami pertumbuhan atau penurunan dalam periode tertentu. Selain itu, kamu berkesempatan untuk mengamati seberapa besar modal yang telah kamu investasikan serta berapa jumlah modal yang telah dikeluarkan. Laporan keuangan memiliki beragam jenis dengan tujuan yang berbeda-beda. Seperti laporan laba/rugi yang mencatat pendapatan dan pengeluaran, laporan neraca yang menggambarkan aset dan kewajiban, serta laporan arus kas yang mengindikasikan aliran uang masuk dan keluar. Jenis laporan ini tidak hanya mencatat transaksi keuangan semata, melainkan juga dapat membantu merumuskan strategi bisnis yang akan diambil ke depan. Mengontrol Biaya Bila Anda melakukan bisnis atau usaha, maka akan ada pengeluaran dan pemasukan. Dengan melakukan pencatatan keuangan, tentunya akan memudahkan mengontrol biaya pengeluaran secara lebih akurat, sehingga laba dan rugi dalam bisnis akan terekam dengan jelas. Alat untuk Mengambil Keputusan Laporan keuangan bisa menjadi sebuah acuan untuk mengambil sebuah keputusan demi kebaikan usaha. Misalnya, jika usaha Anda memiliki pinjaman awal kepada salah satu bank swasta. Oleh karena itu, Anda akan membuat sebuah strategi yang meningkatkan keuntungan maupun mempertahankan keuntungan.  Apabila terjadi kerugian, maka Anda akan bisa mengambil kebijakan yang membuat usaha Anda memperoleh keuntungan dan bisa membuat hasil yang lebih baik kedepannya. Inilah yang menjadi alasan kenapa setiap usaha memiliki laporan keuangan.    Cara Membuat Laporan Keuangan Sederhana Masih bingung? Berikut ini cara membuat laporan keuangan sederhana yang mudah dan bisa Anda coba. Membuat Buku Khusus Pengeluaran Di buku ini, Anda bisa mencatat setiap pengeluaran sekecil apapun. Akan lebih baik jika buku catatan pengeluaran ini sudah Anda miliki sebelum usaha mulai berjalan. Fungsi dari catatan ini adalah untuk memudahkan Anda dalam menyeimbangkan kas di akhir periode.   Baca Juga: Rumus Dasar Excel yang Berguna untuk Admin Sekolah Membuat Buku Khusus Pemasukan Bukan hanya pengeluaran saja yang penting untuk dicatat, ya! Segala bentuk pemasukan pun wajib dicatat. Hal ini akan memudahkan Anda dalam mengawasi keseimbangan usaha yang tengah berjalan. Anda akan sangat membutuhkan catatan ini di akhir bulan, akhir kuartal dan juga akhir tahun. Jadi pastikan Anda mencatat semua pemasukan setiap hari. Termasuk juga dengan utang yang sudah dilunasi. Membuat Buku Catatan Stok Barang Sebagai pelaku bisnis, Anda tidak hanya berkewajiban memantau arus keuangan. Keluar-masuknya barang pun wajib diawasi dan dilakukan pencatatan. Oleh sebab itu Anda harus membuat buku catatan khusus stok barang. Bisa dibilang bahwa buku stok ini laporan keuangan paling simple, karena tidak mencatat keuangan. Namun dari traffic keluar-masuknya barang, dapat diidentifikasi seberapa produktif bisnis yang tengah Anda jalankan. Membuat Buku Catatan Inventaris Buku ini berisi catatan atas semua barang yang dimiliki oleh perusahaan yang Anda jalankan. Baik barang yang Anda beli ataupun yang diperoleh dari hibah kemudian dirawat. Fungsi dari pencatatan ini yaitu untuk dijadikan dasar identifikasi stabilitas perusahaan. Anda akan sangat memerlukan catatan ini untuk laporan keuangan pada akhir periode di aplikasi pembukuan usaha. Membuat Rangkuman Catatan Kas Utama Cara membuat laporan keuangan sederhana yang terakhir yaitu dengan merangkum kas utama. Buku ini sangat penting untuk Anda buat, karena bukan hanya memberikan data, tetapi juga sebagai dasar laporan keuangan. Dalam rangkUman catatan ini, berisi seluruh pemasukan dan pengeluaran, baik berupa barang maupun uang. Dari catatan inilah Anda bisa melihat keuntungan ataupun kerugian yang dialami perusahaan. Mudah Buat Laporan Keuangan Selain menyusun laporan keuangan sederhana secara manual dengan langkah-langkah di atas, Anda juga bisa memanfaatkan kecanggihan teknologi sebagai media untuk merekap berbagai pemasukan dan pengeluaran perusahaan dengan lebih praktis.  Adminsekolah.net adalah sebuah platform yang menyediakan layanan manajemen keuangan terbaik untuk sekolah-sekolah. Dengan menggunakan adminsekolah.net, sekolah dapat dengan mudah menghasilkan laporan keuangan. Platform ini memungkinkan sekolah untuk memantau pemasukan dan pengeluaran dengan mudah, sehingga memungkinkan mereka untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam mengelola anggaran mereka. Dengan laporan keuangan yang mudah diakses dan dikelola melalui adminsekolah.net, sekolah dapat lebih efisien dalam mengelola sumber daya keuangan, sehingga meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka tawarkan kepada siswa.   Untuk mencoba aplikasi adminsekolah.net Anda bisa mencoba demonya secara GRATIS di demo.adminsekolah.net Atau

Standard

Kendala yang Sering Dihadapi Staf Administrasi Sekolah

Staf administrasi sekolah sering menghadapi berbagai kendala dalam menjalankan tugas-tugas mereka. Beberapa kendala yang umum dialami oleh staf administrasi sekolah meliputi: Kendala yang Dialami Staf Administrasi Beban Kerja yang Tinggi Staf administrasi sekolah seringkali memiliki tanggung jawab yang banyak dan beragam. Mereka harus mengurus pendaftaran siswa, administrasi keuangan, pengelolaan data, surat menyurat, dan tugas-tugas lainnya. Beban kerja yang tinggi dapat menyebabkan stres dan kelelahan, serta berpotensi mengganggu produktivitas. Kurangnya Sumber Daya Staf administrasi sekolah seringkali menghadapi kendala dalam hal sumber daya, baik itu dalam bentuk anggaran, personel, atau peralatan. Kurangnya anggaran dapat membatasi kemampuan mereka untuk memperoleh peralatan atau perangkat lunak yang diperlukan untuk menjalankan tugas-tugas administratif dengan efisien. Selain itu, jika staf administrasi sekolah terbatas, mereka mungkin kesulitan dalam menangani beban kerja yang tinggi. Perubahan Kebijakan dan Regulasi Kebijakan dan regulasi pendidikan sering mengalami perubahan, baik itu di tingkat pemerintah pusat maupun daerah. Staf administrasi sekolah harus selalu mengikuti perubahan tersebut dan mengadaptasi prosedur administratif sesuai dengan perubahan tersebut. Hal ini dapat menimbulkan kebingungan dan membutuhkan waktu dan upaya tambahan.   Baca Juga: Cara Kepala Sekolah Meningkatkan Kinerja Guru   Komunikasi yang Tidak Efektif Staf administrasi sekolah sering berinteraksi dengan berbagai pihak, termasuk guru, siswa, orang tua, dan pihak luar lainnya. Tantangan dalam komunikasi yang tidak efektif, seperti kesalahpahaman atau ketidakjelasan informasi, dapat mempengaruhi alur kerja dan hubungan antarstaf. Teknologi yang Tidak Memadai Penggunaan teknologi yang kurang memadai atau perangkat lunak yang usang dapat menjadi kendala bagi staf administrasi sekolah. Misalnya, sistem administrasi sekolah yang tidak terintegrasi atau sulit digunakan dapat menghambat efisiensi kerja dan mengakibatkan duplikasi data atau kesalahan. Ketidakmampuan dalam Menghadapi Konflik Staf administrasi sekolah sering berhadapan dengan konflik antara siswa, orang tua, atau guru. Ketidakmampuan dalam mengelola konflik secara efektif dapat mengganggu tugas administratif dan menciptakan ketegangan di lingkungan sekolah. Tuntutan Tugas yang Beragam Staf administrasi sekolah harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang luas untuk menangani tugas-tugas administratif yang beragam. Mereka perlu memiliki pemahaman tentang keuangan, manajemen data, komunikasi, dan peraturan pendidikan. Tuntutan tugas yang beragam ini dapat menimbulkan tantangan dalam menguasai semua aspek tersebut. Menghadapi kendala-kendala tersebut, penting bagi staf administrasi karena dengan menghadapi kendala kinerja staf administrasi menjadi lebih efektif. Lalu, bagaimana cara menghadapi kendala di atas? Cara Menghadapi Kendala Staf Administrasi Mengatasi kendala dalam administrasi sekolah memerlukan pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda pertimbangkan: Identifikasi Kendala Analisislah masalah-masalah spesifik yang muncul dalam administrasi sekolah. Ini bisa mencakup masalah dengan sistem pencatatan, koordinasi antar departemen, komunikasi internal, atau pengelolaan sumber daya. Tim Administrasi yang Efektif Pastikan bahwa tim administrasi sekolah terdiri dari individu yang memiliki keterampilan dan pengalaman yang sesuai dengan tugas mereka. Berikan pelatihan dan dukungan yang diperlukan untuk memastikan kinerja yang baik. Pelatihan dan Pengembangan Berikan pelatihan reguler kepada staf administrasi tentang praktik terbaik, perubahan dalam peraturan, dan perkembangan teknologi terbaru. Ini akan membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka. Evaluasi dan Peningkatan Berkelanjutan Lakukan evaluasi berkala terhadap proses administrasi yang ada. Identifikasi area di mana perbaikan diperlukan dan lakukan tindakan perbaikan yang sesuai. Ingatlah bahwa perubahan dalam administrasi sekolah mungkin memerlukan waktu dan upaya yang signifikan. Penting untuk bersabar dan melibatkan semua pihak yang terlibat dalam proses perubahan. Automatisasi dan Teknologi Gunakan teknologi untuk mengotomatisasi beberapa tugas administratif. Sistem manajemen sekolah (SMS) membantu mengintegrasikan berbagai aspek administrasi, seperti keuangan, penjadwalan, dan catatan siswa. Bila staf administrasi ingin menggunakan automatisasi dan teknologi bisa mencoba aplikasi AdminSekolah. Mudah mengelola administrasi dan manajemen sekolah secara online. Mulai dari Manajemen Siswa Manajemen Pegawai Manajemen Akademik Manajemen Keuangan Manajemen Laporan-Laporan Manajemen Alumni Manajemen Pimpinan   Dilengkapi dengan fitur-fitur yang memudahkan komunikasi dengan wali santri/wali murid, seperti: Kirim notifikasi pembayaran, tagihan, dan slip gaji melalui WhatsApp Android untuk Wali Santri/Wali Murid Android untuk Presensi Pegawai Pembayaran Online Akses Demonya Secara Gratis di demo.adminsekolah.net  Hubungi Admin Kami di   wa.me/6281233640003

Standard

Kebijakan Sekolah Ramah Anak

Kebijakan sekolah ramah anak adalah pendekatan dan panduan yang diimplementasikan oleh sekolah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung, aman, dan memberdayakan bagi semua siswa. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif, inklusif, dan memungkinkan perkembangan holistik anak-anak. Contoh Kebijakan Sekolah Ramah Anak Anti-Pelecehan dan Anti-Bullying Sekolah harus memiliki kebijakan nol toleransi terhadap pelecehan fisik atau verbal serta tindakan bullying. Siswa perlu merasa aman dan nyaman di sekolah, sehingga mereka dapat berfokus pada pembelajaran tanpa rasa takut. Kurikulum yang Inklusif Mengadopsi kurikulum yang memperhatikan keberagaman siswa dan menyediakan beragam peluang pembelajaran untuk semua siswa, termasuk mereka dengan kebutuhan khusus atau berbakat. Partisipasi dan Keterlibatan Orang Tua Mendorong partisipasi aktif orang tua dalam kegiatan sekolah dan memberikan ruang bagi mereka untuk berinteraksi dengan staf sekolah, guru, dan pimpinan sekolah.   Baca Juga: Cara Kepala Sekolah Meningkatkan Kinerja Guru   Penguatan Keterampilan Sosial Membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial dan emosional mereka, termasuk kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik, bekerja sama, dan mengatasi konflik dengan cara yang sehat. Lingkungan Fisik yang Aman dan Ramah Memastikan fasilitas sekolah aman dan memadai serta mendukung kegiatan belajar yang menarik dan menyenangkan bagi anak-anak. Peningkatan Kesadaran dan Pendidikan Mengadakan pelatihan dan workshop untuk staf sekolah dan guru mengenai topik-topik seperti pelecehan, bullying, kekerasan, inklusivitas, dan isu-isu kesehatan mental yang berhubungan dengan anak-anak. Penghargaan dan Pengakuan Mengakui prestasi siswa dalam berbagai bidang, memperkuat rasa percaya diri mereka, dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan positif. Menanggapi Kebutuhan Khusus Memberikan dukungan khusus kepada siswa dengan kebutuhan pendidikan khusus atau masalah kesehatan mental untuk memastikan bahwa mereka memiliki kesempatan yang sama untuk sukses dalam belajar. Berpartisipasi dalam Program Pemberdayaan Anak Mengikutsertakan siswa dalam proses pengambilan keputusan yang mempengaruhi mereka, misalnya melalui dewan siswa atau kelompok-kelompok konsultasi yang melibatkan siswa dalam merancang kebijakan sekolah. Fasilitasi Konseling dan Dukungan Emosional Menyediakan layanan konseling bagi siswa yang memerlukan dukungan emosional atau bantuan dalam mengatasi tantangan pribadi. Pihak sekolah juga perlu untuk mengawasi siswa yang mengalami perubahan emosional dengan mengajaknya berbicara. Jadi pihak sekolah tidak hanya menunggu tetapi juga mengambil langkah tindakan secara langsung. Kebijakan sekolah ramah anak akan membantu menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan fisik, emosional, sosial, dan akademik anak-anak. Hal ini juga akan membantu menciptakan siswa yang lebih bahagia, termotivasi, dan siap menghadapi masa depan dengan percaya diri.   ========================================================================================   Ingin mengelola administrasi dan manajemen sekolah secara online atau digital? Pembuatan laporan keuangannya pun sudah otomatis?  Coba demonya secara GRATIS di demo.adminsekolah.net

Standard

Cara Kepala Sekolah Meningkatkan Kinerja Guru

Meningkatkan kinerja guru adalah tujuan penting dalam dunia pendidikan, karena guru memiliki peran sentral dalam membentuk masa depan generasi muda. Untuk meningkatkan kinerja guru, seorang kepala sekolah dapat mengambil beberapa langkah strategis dan proaktif. Berikut adalah beberapa cara kepala sekolah meningkatkan kinerja guru: Komunikasi yang efektif Kepala sekolah harus memiliki komunikasi yang terbuka dan efektif dengan para guru. Ini termasuk menyediakan waktu untuk mendengarkan masukan dan masalah yang dihadapi oleh guru, serta memberikan umpan balik konstruktif secara teratur. Penilaian kinerja yang adil Menggunakan penilaian kinerja yang obyektif dan adil untuk menilai kinerja guru. Evaluasi ini harus didasarkan pada kriteria yang jelas dan mencakup aspek seperti kualitas pengajaran, partisipasi dalam kegiatan sekolah, dan kemajuan siswa. Pelatihan dan pengembangan profesional Memberikan kesempatan bagi guru untuk mengikuti pelatihan dan program pengembangan profesional. Ini membantu mereka meningkatkan keterampilan pengajaran mereka, mengikuti perkembangan terkini dalam pendidikan, dan memperoleh wawasan baru tentang metode pengajaran yang efektif. Berikan dukungan dan sumber daya yang memadai Pastikan guru memiliki dukungan dan sumber daya yang memadai untuk menghadapi tantangan dalam mengajar. Ini termasuk akses ke bahan ajar yang mutakhir, teknologi, dan perangkat lunak yang diperlukan. Dorong kolaborasi dan pertukaran ide Fasilitasi lingkungan yang mendorong kolaborasi antara para guru. Pertukaran ide dan pengalaman dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan memungkinkan guru untuk belajar satu sama lain.   Baca Juga: 10 Cara Kepala Sekolah Meningkatkan Mutu Pendidikan   Beri pengakuan atas prestasi Berikan pengakuan dan apresiasi atas prestasi guru. Ini dapat mencakup penghargaan, pujian di depan kolega, atau kesempatan untuk berbagi keberhasilan mereka dengan pihak lain. Pembinaan dan mentoring Selain pelatihan, juga pertimbangkan program pembinaan atau mentoring yang membantu guru baru atau yang berkinerja rendah untuk meningkatkan kemampuan mereka. Perhatikan kesejahteraan guru Pastikan kesejahteraan guru dijaga dengan memberikan lingkungan kerja yang aman, dukungan emosional, dan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Libatkan orang tua dan siswa Involusi orang tua dan siswa dalam proses pembelajaran dapat membantu meningkatkan kinerja guru. Mereka dapat memberikan masukan berharga dan dukungan yang diperlukan dalam mendukung upaya guru. Monitor dan tindak lanjuti Kepala sekolah harus melakukan pemantauan terus-menerus terhadap kinerja guru dan menyediakan umpan balik secara teratur. Jika ada area yang memerlukan perbaikan, lakukan tindakan lanjutan untuk membantu guru mencapai potensinya. Ingatlah bahwa meningkatkan kinerja guru adalah proses yang berkelanjutan dan memerlukan komitmen yang kuat dari kepala sekolah serta dukungan dari seluruh staf dan komunitas sekolah. Semoga artikel “Cara Kepala Sekolah Meningkatkan Kinerja Guru”.   Bila ingin mencoba administrasi kesiswaan secara digital bisa coba demonya secara GRATIS di demo.adminsekolah.net

Tim CS kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!