Nikmati promo presale 12.12 dengan diskon 10% + 25% sebelum promo puncak!

Category: Uncategorized

shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
Standard

Cara Melakukan Branding Sekolah

Membangun branding sekolah adalah suatu cara seseorang membedakan satu sekolah dengan sekolah lainnya. Dengan kata lainnya sekolah memiliki citra visual dan pesan yang masuk atau terekam di ingatan seseorang bila mendengar nama sekolah tersebut.  Upaya branding sekolah sebenarnya dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan cara word of mouth atau penyampaian informasi dari mulut ke mulut atau dalam bahasa jawa getok tular. Cara di atas sudah banyak digunakan masyarakat, namun usaha branding sekolah menggunakan word of mouth ternyata tidak seutuhnya membuahkan hasil. Mengapa? Pasalnya kebanyakan masyarakat akan mencari informasi lebih, seperti misalnya kualitas pengajaran, kurikulum hingga prosedur pendidikannya. Oleh karena itu, dalam sebuah instansi pendidikan, termasuk sekolah diperlukan adanya staf humas. Tujuannya adalah untuk memperlancar branding sekolah.   Cara Melakukan Branding Sekolah   Untuk memaksimalkan upaya branding, coba simak 5 cara branding berikut:   Bangun Ciri Khas Positif Upaya yang diharapkan dapat membangun ciri khas positif tentang sekolah seperti: a) peningkatan kualitas kepala sekolah, pendidik, tenaga pendidik, bahkan siswa juga berperan dalam membangun citra; b) Memperbaiki peringkat akreditasi sekolah; c) mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mengasah kemampuan anak didik. Selain itu, sekolah juga dapat membangun kerja sama dengan lembaga luar untuk meningkatkan keterampilan siswa. Seperti lembaga sempoa, lembaga bahasa asing, lembaga pelatihan lain-lainnya. Ini untuk membangun citra bahwa sekolah mampu mengembangkan kemampuan muridnya bukan hanya untuk akademik tetapi juga non akademik.   Mengejar Prestasi Mengejar prestasi disini meliputi prestasi dari lembaga sekolah secara keseluruhan, pendidik, tenaga pendidik, dan siswa. Bila semua unsur di sekolah mampu memberikan prestasi yang baik, maka sekolah atau citra sekolah juga akan naik.  Ikuti lomba-lomba dari tingkat terkecil hingga tingkat nasional bahkan internasional. Berpartisipasi dalam banyak komba juga akan memberikan pengalaman untuk belajar, dari segi mana kekurangan Anda/sekolah/siswa. Akhirnya dapat memperbaikinya pada lomba berikutnya.   Website Sekolah Gunakan website sekolah untuk menambah nilai branding sekolah. Menggunakan website dapat memberikan tingkat kepercayaan kepada calon siswa/wali siswa bahwa sekolah memiliki kualitas yang baik.  Isi website dengan Visi & Misi, Fasilitas, Kegiatan Ekstrakurikuler yang dimiliki, dan keunggulan sekolah lainnya.    Dokumentasi dan Publikasi Menarik Staf sekolah ataupun staf humas harus sadar pentingnya dokumentasi dan publikasi. Hal-hal yang bisa didokumentasikan seperti prestasi sekolah, prestasi guru, [prestasi siswa, metode pembelajaran kreatif dari guru, kegiatan sekolah, infrastruktur sekolah, dan lainnya. Pengambilan dokumentasi visual juga harus baik.  Selain foto, dokumentasi visual harus disertai dengan branding design. Pihak sekolah bisa merumuskan font, pemilihan warna, dan corak yang menunjukan identitas sekolah. Dokumentasi tersebut harus dipublikasi supaya diketahui khalayak.  Manfaatkan berbagai platform digital untuk publikasi. Strategi digital melalui internet harus dioptimalkan supaya informasi tersebar dengan efektif. Seperti memanfaatkan platform Instagram, Facebook, Youtube, dan lainnya. Publikasi media massa juga diperlukan. Publikasi di media bisa menghasilkan impact yang cukup besar. Brand image akan terbentuk lebih kokoh di benak masyarakat.     Semoga bermanfaat 🙂 Info menarik lainnya kunjungi adminsekolah.net

Standard

Pentingnya Membangun Branding untuk Sekolah

Statistik Sekolah di Indonesia Jumlah sekolah di Indonesia menurut laporan Statistik Indonesia mencapai 394.708 unit sekolah di seluruh wilayah Indonesia pada tahun ajaran 2021/2022. Berdasarkan penyelenggara lembaga sekolah mayoritas dikelola oleh pihak swasta dari tingkat TK, MI, MTs, SMA, dan SMK. Laporan di atas menunjukkan bahwa jumlah sekolah swasta jumlahnya lebih banyak. Banyaknya lembaga pendidikan swasta membuat kemungkinan persaingan mendapatkan siswa baru semakin tinggi tiap tahunnya. Tahun ajaran baru menjadi waktu yang sangat penting. Fokus kegiatan lembaga pendidikan pada bulan-bulan itu selalu meliputi 2 hal. Pertama, ujian nasional dan kedua usaha mendapatkan siswa baru yang sesuai target. Baik dari segi jumlah maupun kualifikasi calon siswa. Untuk memenangkan persaingan tersebut, maka sudah seharusnya lembaga membangun branding sekolahnya. Selama ini, branding banyak dikenal hanya digunakan untuk sektor bisnis yang menghasilkan produk saja. Padahal, lembaga-lembaga formal pun tidak kalah penting untuk melakukan branding.  Salah satu lembaga formal tersebut adalah sekolah. Kenapa sekolah memerlukan branding? Bukannya bila kualitas guru dan murid branding sekolah juga akan naik? Kenyataannya tidak sesederhana itu. Membangun branding sangat penting dilakukan mengingat semakin ketatnya persaingan.  Mari kita pahami dan pentingnya branding sekolah.   Baca Juga: Mudah Buat Laporan Keuangan dengan Software Keuangan Sekolah   Pengertian Membangun Branding Sekolah Label “Sekolah Favorit” terkadang diberikan oleh masyarakat umum tanpa disadari oleh sekolah itu sendiri. Demikian pula dengan pelabelan sekolah tidak favorit atau label sekolah lain. Oleh karena itu, diperlukan membangun image sekolah atau berusaha mendapatkan image positif untuk lembaga sekolah.  Sebuah image lembaga atau sekolah perlu dibangun dengan perencanaan yang matang, sesuai dengan visi misi lembaga dan juga marketable, sehingga membuka peluang lembaga untuk mendapat murid yang sesuai tager kualitas dan kuantitas.  Keahlian komunikasi yang bisa menyampaikan informasi, sosialisasi, dan promosi tentang sekolah sangat diperlukan. Menyampaikan informasi harus efektif. Informasi yang disampaikan terlalu banyak atau terlalu sedikit  juga akan menimbulkan perbedaan persepsi di masyarakat. Membangun branding sekolah adalah suatu cara seseorang membedakan satu sekolah dengan sekolah lainnya. Dengan kata lainnya sekolah memiliki citra visual dan pesan yang masuk atau terekam di ingatan seseorang bila mendengar nama sekolah tersebut.    Pentingnya Membangun Branding Sekolah Setelah mengetahui arti dari membangun branding, selanjutnya adalah mengetahui pentingnya membangun branding.  Memberikan daya tarik bagi orang calon tua siswa maupun siswa. Memudahkan sekolah mendapatkan loyalitas pelanggan terhadap jasa kita. Membuka peluang sekolah untuk menetapkan harga jual yang tinggi. Peluang bagi Anda sebagai pelaku usaha untuk melakukan diferensiasi layanan. Menjadi pembeda atau ciri tertentu yang membedakan layanan sekolah dengan layanan milik kompetitor.   Sudahkah sekolah Anda siap menerapkan branding?   Sudah akhir tahun 2022, Tapi sekolah masih betah kelola administrasi serba manual? Yakin nggak takut ketinggalan dengan sekolah lainnya?   Yuk beralih ke pengelolaan administrasi digital mulai dari SEKARANG ☺️

Standard

Pakai Software Sekolah Online Mudahkan Administrasi Kesiswaan

  Pengertian Administrasi  Pengertian administrasi secara luas adalah aktivitas kerja sama yang dilakukan sekelompok orang. Aktivitas kerja sama tersebut ditentukan berdasarkan pembagian kerja yang telah disesuaikan secara terstruktur untuk mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien. Administrasi secara sempit adalah sebuah kegiatan penyusunan dan pencatatan data serta informasi secara sistematis. Dalam pengertian ini kegiatan administrasi berfungsi sebagai penyedia keterangan sekaligus memudahkan untuk mendapatkan informasi kembali.   Tujuan Administrasi Kegiatan administrasi di sekolah memiliki beberapa tujuan, diantaranya.   Memantau Kegiatan Administrasi Administrasi adalah kegiatan yang berkaitan dengan banyak hal sehingga harus dikerjakan secara sistematis dan teratur.  Menerapkan administrasi yang baik menjadikan sekolah dapat memantau kegiatan yang dilakukan (seperti kegiatan apa, bagaimana, dimana, kapan, dan mengapa)   Evaluasi Kegiatan Organisasi Kegiatan administrasi akan memudahkan sekolah untuk melakukan evaluasi kegiatan sekolah. Salah satu bentuk evaluasi kegiatan yang dilakukan biasanya berdasarkan hasil informasi dan data yang ada. Tentu dengan adanya evaluasi, sekolah menjadi lebih memahami proses kegiatan dan kendala selama pelaksanaannya.   Memastikan Keamanan Bagi Kegiatan Organisasi Setiap organisasi sekolah membutuhkan kepastian keamanan saat melakukan sebuah program sekolah. Oleh karena itu, setiap sekolah membutuhkan pengadministrasian yang baik untuk memantau seluruh aktivitas dari dalam maupun luar sekolah. Selain itu, adanya proses administrasi tersebut membuat setiap aktivitas maupun transaksi dapat tercatat secara terperinci dan jelas.   Cara Kerja Administrasi Seorang administrator memiliki tugas utama yaitu kegiatan yang berkaitan erat dengan korespondensi, penyimpanan serta penataan dokumen, data entry dan membantu unit-unit yang membutuhkan data. Administrator nantinya akan menjadikan tugasnya tersebut menjadi sebuah laporan yang akan diserahkan kepada pihak manajemen.   Baca Juga: Teknologi di Ranah Pendidikan Cegah Hilangnya Data-Data Sekolah dengan Penyimpanan Berbasis Cloud 5 Referensi Model Pembelajaran Kreatif   Administrasi Kesiswaan Salah satu administrasi yang menyita banyak waktu adalah administrasi siswa. Administrasi siswa perlu dilakukan tiap hari, minggu, bulan, maupun tiap semester baru. Administrasi kesiswaan yang perlu dikelola seperti. Data Siswa Data yang berisi Nomor Induk Siswa, data pribadi siswa, data keluarga atau orang tua. Dilengkapi dengan foto siswa. Izin Pergi/Pulang Data yang berisi izin pergi atau pulang siswa sehingga memudahkan monitoring sekolah kepada siswa. Rekap Presensi Data rekapan kehadiran siswa. Biasanya direkap selama satu bulan sekali, tetapi pelaporannya diserahkan saat pembagian bersama dengan laporan hasil ujian di tengah semester dan akhir semester.   Mudahkan Administrasi Kesiswaan dengan Software Sekolah Online   Administrasi kesiswaan adalah usaha dan kegiatan yang meliputi pengaturan tentang administrasi yang berkaitan dengan siswa. Administrasi bidang kesiswaan mencakup ruang lingkup pencatatan data dan pelaporan.  Ditinjau dari segi pembinaan maupun segi penertiban administrasi, masalah pencatatan data dan pelaporan ini sangat penting. Keduanya sama penting dan saling berkaitan, dan untuk itu perlu disediakan format-format untuk menunjang pencatatan dan pelaporan tersebut. Untuk memudahkan proses administrasi kesiswaan, software sekolah online akan membantu para administrator sekolah dalam mengelola data kesiswaan. Kemudahan-kemudahan itu seperti.   Pembaruan Data Data-data siswa yang mungkin dulunya masih tersimpan dalam buku induk ataupun excel sekarang sudah dapat berpindah ke data online yang datanya akan ditampilkan secara real time (bila ada pembaruan data maka data pada software akan otomatis terupdate). Hal ini akan memudahkan bila administrator sekolah lebih dari 2 orang.   Minimalisir Data Hilang Data pada software sekolah online akan tersimpan dalam sistem cloud. Hal ini memudahkan administrator untuk membuka data pada berbagai perangkat. Tidak harus di pc yang selalu digunakan administrator. Dan data lebih aman karena minim data bisa hilang pada sistem karena terkena virus, tidak sengaja terhapus, ataupun pc/laptop rusak. Meskipun harus berganti perangkat software ini tetap bisa dibuka. Pasalnya software sekolah online merupakan software yang tidak perlu diinstal pada pc/laptop/hp/tab. Administrator hanya membutuhkan jaringan internet saja untuk membuka software sekolah online ini.   Rekap Presensi Otomatis Bila administrator menggunakan software sekolah online, maka rekap presensi dapat terbuat secara otomatis oleh sistem. Pihak sekolah hanya perlu cetak presensi saja setiap bulan. Jadi, masih ragu untuk menggunakan Software Sekolah Online untuk memudahkan proses administrasi kesiswaan lembaga? Coba demo aplikasinya sekarang yuk. GRATIS, loh.    Jangan sampai sekolahmu tertinggal oleh sekolah yang lain. Modernkan sistem administrasi sekolah Anda dengan software sekolah online.   GRATIS COBA DEMONYA ATAU

Standard

Teknologi di Ranah Pendidikan

Teknologi di ranah pendidikan bukan hanya meliputi proses pembelajaran. Tetapi, ada pula teknologi yang berhubungan dengan pelayanan pendidikan. Oleh karena itu, sama pentingnya untuk menggunakan teknologi baik di proses pendidikan maupun pelayanan pendidikan.   Pelayanan pendidikan diantaranya meliputi pengelolaan siswa, guru, dan staf; pengelolaan nilai dan data akademik; pengelolaan aktivitas pembelajaran; serta pengelolaan keuangan. Keempat pengelolaan di atas dapat tertangani dengan mudah bila menggunakan teknologi di ranah pendidikan bernama AdminSekolah.      AdminSekolah adalah aplikasi yang memudahkan pelayanan karena berbasis web sehingga membantu mengelola manajemen & administrasi sekolah dimana saja, kapan saja secara Real Time.   Penasaran dengan fitur dan manfaatnya? Kunjungi adminsekolah.net atau coba demo GRATIS-nya atau   Info menarik lainnya kunjungi adminsekolah.net

Standard

Pantau Pengelolaan Sekolah dalam 1 Waktu dengan Sistem Informasi Sekolah

Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran.  Agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Pendidikan dari kata didik. Menurut KBBI, mendidik artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memberi latihan perlu ada ajaran, tuntutan dan bimbingan tentang akhlak dan kecerdasan pikiran. Jenis lembaga pendidikan ada tiga yaitu lembaga pendidikan formal (sekolah), lembaga pendidikan nonformal (misal kursus keterampilan, kursus bahasa, dan kursus komputer), serta pendidikan informal (pendidikan yang terjadi di keluarga). Jenis pendidikan yang diharuskan ditempuh di Indonesia adalah pendidikan formal atau sekolah. Dalam KBBI, sekolah merupakan bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran menurut tingkatannya (SD, SLTP, SLTA). Sekolah merupakan lembaga formal yang harus ditempuh untuk mendapatkan bukti pendidikan (ijazah). Dari ijazah tersebut akan digunakan untuk melamar pekerjaan yang diinginkan.   Indikator Suatu Lembaga Berhasil Kualitas Pendidikan  Kualitas pendidikan meliputi proses input, proses dan output siswa. Input, proses dan output adalah bagian terpenting didalam suatu lembaga, pendidikan yang perlu ditingkatkan mutu dan kualitasnya.  Input adalah peserta didik baru yang masuk kedalam lembaga pendidikan, proses adalah segala bentuk kegiatan yang dikelola dan dimanajemen di dalam lembaga pendidikan tersebut sedangkan output adalah hasil yang mampu dicetak oleh lembaga pendidikan tersebut.  Bila kualitas pendidikan dalam suatu lembaga bagus, maka input murid juga akan banyak hingga bisa jadi akan mengadakan seleksi penerimaan murid. Jadi bisa dikatakan input bagus apabila, peminat pendaftar banyak dan berasal dari sekolah yang memiliki output baik. Dalam tahap proses, bagaimana pihak sekolah dapat memberikan pendidikan yang baik bagi muridnya. Indikator ini dapat dilihat dalam aktifnya dalam mengikuti kegiatan diluar sekolah olimpiade atau ajang lainnya dan mendapatkan hasil yang baik. Output sebagai indikator terakhir kualitas pendidikan di sekolah. Bila output dapat masuk pada sekolah lanjutan yang kredibel, maka akan memberikan pandangan positif masyarakat. Input murid pada sekolah pun akan baik.   Efektivitas dan Efisiensi Pendidikan Efisiensi merujuk pada hasil yang maksimal, sedangkan efektivitas berkaitan dengan rasio antara tujuan dengan hasil pendidikan. Artinya, sejauh mana tingkat kesesuaian apa yang diharapkan dengan yang dihasilkan Efektivitas dan efisiensi pendidikan dapat dilihat dari angka kenaikan murid, kelulusan murid, dan juga tingkat putus sekolah. Bila tingkat kenaikan dan kelulusan murid tinggi maka dapat dikatakan pendidikan yang diajarkan berhasil. Begitu juga sebaliknya bila angka kenaikan dan kelulusan menurun maka efektivitas dan efisiensi pendidikan tidak berhasil.   Tata Pengelolaan Sekolah yang Baik Pengelolaan sekolah yang baik adalah pengetahuan yang menunjukkan transparansi, akuntabilitas, responsibilitas.   Transparansi Transparansi adalah informasi yang berkaitan dengan organisasi mudah diakses oleh pihak–pihak yang berkepentingan, mudah dipahami, jelas, dan benar, baik informasi keuangan, program, kinerja dan lain-lain. Berdasar definisi transparansi di atas dapat disimpulkan bahwa prinsip-prinsip transparansi informasi di sekolah meliputi: (a) Mudah diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan ataupun masyarakat, (b) Mudah dipahami dan jelas, (c) Benar atau tidak menyesatkan.   Akuntabilitas Akuntabilitas adalah kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban atau menjawab dan menerangkan kinerja dan tindakan seseorang/badan hukum/pimpinan suatu organisasi kepada pihak yang memiliki hak atau berkewenangan untuk meminta keterangan atau pertanggungjawaban.   Responsibilitas Responsibilitas adalah ukuran yang menunjukkan seberapa besar tingkat kesesuaian antara penyelenggaraan dengan hukum atau peraturan dan prosedur yang telah ditetapkan.   Cara Pantau Pengelolaan Sekolah dalam 1 Waktu dengan Sistem Informasi Sekolah Dari beberapa tata pengelolaan sekolah yang baik yang terpenting dalam pengelolaan sekolah adalah semua kegiatan dapat dipantau, tercatat secara tertib, dan dapat diukur. Satu hal yang paling penting dalam tata pengelolaan sekolah adalah laporan keuangan. Penyusunan laporan keuangan jelas bukan tanpa tujuan. Dengan adanya laporan keuangan, kepala sekolah/yayasan mampu melihat sejauh mana kesehatan keuangan lembaganya. Untuk memudahkan mengelola keuangan dan membuat laporan keuangan lembaga, terdapat sistem online yang dapat membantu. Sistem tersebut adalah Sistem Informasi Sekolah. Sistem Informasi Sekolah merupakan sistem online yang mampu mengelola data kesiswaan, pegawai, akademik, dan yang paling penting adalah pengelolaan keuangan lembaga. Keuntungan lain menggunakan Sistem Informasi Sekolah adalah memiliki notifikasi WhatsApp dan Telegram, Presensi Android untuk guru/pegawai, dan ada android untuk wali murid. Sehingga wali murid dapat mengetahui perkembangan anaknya di sekolah.   COBA LANGSUNG SISTEM INFORMASI SEKOLAH Kunjungi: ATAU Baca Juga: Mudah Buat Laporan Keuangan dengan Software Keuangan Sekolah 5 Fitur Platform Merdeka Mengajar yang Dapat Digunakan Pengajar Cara Melatih Kedisiplinan Siswa Tanpa Hukuman

Standard

Aplikasi Sekolah Online Berbasis Web/Cloud | WA 0812-3364-0003

Administrasi Sekolah Mu Masih Manual ?! Administrasi di Sekolah belum rapi dan sering rancu ? Atau saat pelaporan ke dinas atau yayasan berkas belum lengkap ? Tenang! Admin Sekolah Net solusi untuk mengatasi masalahmu. Kelola administrasi sekolah mu lebih mudah, dimana saja , kapan saja secara realtime. 🏫 Sekilas Tentang “Admin Sekolah” : “Admin Sekolah” merupakan aplikasi software sistem informasi online berbasis web atau cloud untuk membantu mengelola manajemen & administrasi sekolah dimana saja, kapan saja secara Real Time. Sehingga sekolah menjadi lebih maju dan profesional. ✅ Layanan “Admin Sekolah” : – Manajemen Kesiswaan (Data Kelas & Data Siswa, beserta fitur impor, ekspor, cetak kartu) – Manajemen Kepegawaian (Data Jabatan Pegawai & Data Pegawai, beserta fitur impor, ekspor, cetak kartu) – Manajemen Akademik (Tahun ajaran, kenaikan kelas/pindah kelas dan kelulusan) – Manajemen Keuangan (Pembayaran siswa, setting pembayaran, tabungan siswa, kas & bank, penggajian dan hutang) – Manajemen Laporan (Laporan pembayaran perkelas, pertanggal, tagihan siswa, selain itu bisa mencetak laporan jurnal, neraca dan tabungan) ❇️ Mengapa Memilih “Admin Sekolah” ? – Notifikasi WhatsApp – Realtime Online – Keuangan Terpusat – Tanpa instal aplikasi – Keamanan Data Terjamin – Jurnal Keuangan Otomatis – Multi User & Multi Unit – Multi perangkat (Bisa pakai HP, PC & Laptop) – Bisa Custom – Free Biaya Maintenance – Free Biaya Server – Free Fitur dan Update – Free Layanan TS (Technical Support) Setiap Hari kerja —————————————————– Para Sekolah Unggulan ingin tahu selengkapnya? Untuk selengkapnya, SEGERA hubungi kami di 📲 Telp/WhatsApp : 0812-3364-0003 (WA klik s.id/wa_as) Atau coba demonya dulu di 🖥️ Demo.AdminSekolah.net —————————————————– ❓Info Lainnya : – Website : www.AdminSekolah.net – FP | IG | YT : @AdminSekolahNet —————————————————–

Standard

5 Fitur Platform Merdeka Mengajar yang Dapat Digunakan Pengajar

Platform Merdeka Mengajar yang diluncurkan pada 11 Februari, merupakan platform yang memiliki visi menciptakan ekosistem pembelajaran yang kolaboratif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran dan iklim kerja yang positif. Platform Merdeka Mengajar Merdeka Mengajar adalah platform edukasi yang memiliki tiga fungsi utama yaitu membantu guru untuk mengajar, belajar, dan berkarya.  Platform ini memiliki tujuan untuk mengembangkan kompetensi guru agar dapat mengajar sesuai level kompetensi murid dan sebagai sarana menyalurkan karya inspirasi untuk guru lainnya. Berikut ini 5 fitur yang bisa dimanfaat pengajar untuk meningkatkan kompetensinya:   Baca Juga: Cegah Hilangnya Data-Data Sekolah dengan Penyimpanan Berbasis Cloud   Video Inspirasi Dalam fitur ini, para pengajar dapat menemukan berbagai video kreatif untuk meningkatkan kompetensi pengajar baik untuk lingkungan sekolah maupun untuk personal. Pelatihan Mandiri Tersedia beragam topik pelatihan, materi singkat dan relevan, serta mudah dipraktekkan. Fitur pelatihan mandiri ini dapat diakses pengajar kapan saja dan dimana saja sehingga pengajar mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya. Bukti Karya Saya Fitur ini menjadi tempat rekam jejak yang menggambarkan kinerja serta kompetensi yang dapat dibagikan pengajar agar dapat memberi inspirasi maupun bertukar pikiran kepada rekan sejawatnya. Asesmen Murid Berisi kumpulan soal untuk pahami level kompetensi murid, sehingga pengajar dapat menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan capaian dan perkembangan murid. Beragam paket soal dapat dibagikan secara daring dan juga luring.  Perangkat Ajar Terdapat beragam inspirasi materi ajar berkualitas mulai dari modul ajar, buku teks pelajaran, video pembelajaran, modul projek, dan bahan lainnya dapat diakses pengajar. Perangkat ini dikurasi oleh tim ahli Kemendikbudristek. Saat ini, tersedia lebih dari 2.000 referensi perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka.

Standard

Cegah Hilangnya Data-Data Sekolah dengan Penyimpanan Berbasis Cloud

74% Responden Lebih Merasa Kehilangan Bila Kehilangan Data Penting. Microsoft melakukan survei secara online untuk mengetahui seberapa mengenal masyarakat dengan penyimpanan berbasis cloud. Diikuti oleh 481 responden dari empat negara Asia Pasifik, termasuk 171 responden dari Indonesia, survei ini menghasilkan:  85 persen responden menyimpan dokumen di cloud,  80 persen responden menyimpan foto pribadi di cloud.  76 persen responden mengakses layanan cloud dari perangkat mobile seperti smartphone dan tablet.  74 persen responden merasa sangat kehilangan apabila tidak dapat menemukan dokumen penting seperti kontrak atau catatan keuangan. Baca Juga : Cara Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Asuh Sumber: support.google.com Hasil survei di atas menunjukkan bahwa sekarang ini orang-orang lebih menyukai penyimpanan cloud. Pasalnya data dapat tersimpan di sistem cloud dinilai lebih aman dibandingkan disimpan secara manual. Walaupun perangkat hilang atau rusak, data tetap bisa diakses meskipun menggunakan perangkat lain. Jadi, bagaimana? Masih ragu untuk menggunakan penyimpanan berbasis cloud? Salah satu aplikasi yang menggunakan sistem cloud sebagai penyimpanan data adalah aplikasi sekolah atau AdminSekolah. Aplikasi ini merupakan aplikasi manajemen online yang diperuntukan untuk pengelola kegiatan administrasi, manajemen, dan keuangan sekolah. Aplikasi ini dapat membantu mengelola data-data data siswa, data pegawai, laporan keuangan sekolah, dan lainnya. Salah satu fitur unggulan yang dimiliki aplikasi sekolah ini adalah notifikasi WhastApp dan pembayaran online. Dengan sistem pembayaran online wali siswa cukup transfer dan admin sekolah akan melakukan crosscheck. Apabila data sudah terkirim dan benar, maka admin akan mengonfirmasi pembayaran dan secara otomatis kuitansi pembayaran akan terkirim melalui notifikasi WhatsApp. Lebih mudah dan praktis, wali siswa tidak perlu datang ke sekolah dan admin tidak perlu membuat kuitansi pembayaran secara manual. Tertarik dengan aplikasi elazis ini? Coba demo gratisnya di demo.adminsekolah.net Info Selengkapnya: WA/Telp : wa.me/6281233640003 Website : adminsekolah.net

Standard

Cara Melatih Kedisiplinan Siswa Tanpa Hukuman

Hukuman merupakan sebuah usaha guru dalam melatih kedisiplinan siswa sehingga memberikan efek jera. Namun, memberikan hukuman yang terlalu berlebihan dapat berakibat buruk seperti timbulnya trauma pada siswa atau siswa malah membangkang. Oleh karena itu, diperlukan cara lain untuk melatih kedisiplinan siswa.   Salah satunya seperti yang dilakukan oleh BPK Penabur, pihak sekolah mengganti “Hukuman” menjadi “Konsekuensi”. Pada konsekuensi, siswa diposisikan menjadi subjek. Subjek akan diberikan tanggung jawab seluas mungkin dengan konsekuensi sebagai batasnya.   Ketidakdisiplinan apa saja yang kerap dilakukan oleh siswa seperti terlambat hadir, jarang hadir di kelas, tidak mengerjakan tugas/PR, pakaian tidak rapi, membuat keributan di kelas, rambut siswa gondrong, menyontek.   Berikut beberapa konsekuensi yang dapat diterapkan bila seorang siswa tidak disiplin: Belajar sendiri di perpustakaan sepanjang sesi pelajaran dengan menyerahkan rangkuman yang mereka pelajari kemudian minta siswa untuk menjelaskan. Mengerjakan latihan soal dengan nilai minimal Membuat karya tulis ilmiah Membuat kliping mengenai suatu topik Duduk di kursi barisan depan bila membuat keributan Pengurangan nilai untuk yang ketahuan menyontek    Itu tadi enam konsekuensi yang bisa dijadikan pengganti hukuman fisik. Penggunaan hukuman fisik ternyata memiliki dampak yang cukup luas.    Baca Juga: Proses Membuat Laporan Keuangan Sekolah   Pertama, dari segi kognitif siswa yang mendapat hukuman fisik akan ada keterlambatan perkembangan kognitif dan bahasa ekspresi.    Kedua, dari segi emosional. Seorang anak yang mendapat hukuman fisik akan mengalami gangguan dalam hubungan interpersonal dan intrapersonal. Anak akan sering merasa tidak aman dan akan menunjukkan perilaku terlalu berhati-hati dalam berhubungan dengan orang lain.   Ketiga, dari segi area sosial, anak biasanya akan menunjukkan perilaku agresif bila ada yang mengganggunya atau sebaliknya anak akan menjadi penakut.   Oleh karena itu, lebih baik tidak menggunakan hukuman fisik dan menggantinya dengan konsekuensi yang mendidik. Seperti mengerjakan tugas dan membuat artikel, dan lainnya. Apakah ada konsekuensi lain yang dapat diterapkan untuk mendisiplinkan siswa? Tulis di kolom komentar ya 🙂   sumber: bpkpenabur.co.id

Standard

Proses Membuat Laporan Keuangan Sekolah

Membuat laporan keuangan sekolah hampir sama dengan laporan keuangan perusahaan dagang, jasa, maupun manufaktur. Setidaknya ada 6 proses sebelum Anda membuat laporan keuangan sekolah bila menggunakan Excel atau Spreadsheet. 1. Mengklasifikasi, menggolongkan transaksi-transaksi keuangan yang terjadi di sekolah. Langkah pertama dalam penyusunan laporan keuangan sekolah adalah mengklasifikasikan dan menggolong-golongkan setiap transaksi keuangan sekolah. Dasar penggolongan transaksi adalah pos-pos, account, atau rekening. Secara umum ada 5 jenis account dalam laporan keuangan adalah: Account Aktiva atau Aset. Contoh: kas dan piutang. Account Kewajiban atau Liabilitas. Contoh: hutang. Account Modal atau Ekuitas. Contoh: dana awal pendirian sekolah. Account Pendapatan (revenue). Contoh: pembayaran SPP. Account biaya (expense). Contoh: gaji guru dan karyawan sekolah. Contohnya: Sebuah Sekolah Dasar setiap tanggal 25 mengeluarkan beban gaji guru dan karyawan sebesar Rp 50.000.000. Bagaimana cara mengklasifikan pengeluaran dana gaji ini? Transaksi keuangan ini diklasifikan dalam 2 (dua) pos/account/rekening laporan keuangan sekolah adalah: a. Account aset b. Account biaya atau beban.   Baca Juga: 5 Referensi Model Pembelajaran Kreatif   2. Menganalisis pengaruh transaksi-transaksi itu terhadap pos-pos laporan keuangan. Tujuan proses analisis transaksi keuangan sekolah ini adalah untuk mengetahui pengaruh transaksi terhadap account-account tersebut. Apakah transaksi keuangan sekolah tersebut menaikan atau menurunkan nilai account? Contohnya: Analisis transaksi pengeluaran gaji guru dan karyawan terhadap akun yang terpengaruh. Akibat dari pengeluaran beban gaji guru dan karyawan adalah: Mengurangi nilai saldo account kas sekolah sebesar Rp 50.000.0000 Menambah nilai saldo account biaya sekolah sebesar Rp 50.000.000   3. Mencatat proses 1 dan 2 ke dalam jurnal akuntansi. Setelah mengetahui analisis transaksi, selanjutnya catat ke dalam jurnal akuntansi seperti berikut: [Debit] Gaji Guru dan Karyawan ….. Rp 50.000.000 [Kredit] Kas ……… Rp 50.000.000   4. Memindahkan hasil pencatatan dari jurnal transaksi ke dalam buku besar. Pindahkan hasil catatan tersebut ke dalam buku besar dan sesuaikan dengan jenis akun.   5. Membuat daftar saldo, neraca saldo atau neraca percobaan (trial balance). Tujuan membuat daftar saldo, neraca saldo, atau neraca percobaan adalah untuk memeriksa kembali proses yang telah dilakukan sebelumnya. Indikasi kebenaran proses yang sudah dilakukan adalah dengan memeriksa kesimbangan antara debit dan kredit neraca saldo. Bila jumlah sisi debit dan sisi kredit sudah balance, maka sudah benar. Sehingga kita melanjutkan proses penyusunan laporan keuangan untuk sekolah selanjutnya. Jika berbeda, biasanya masih ada kesalahan dalam proses sebelumnya. Maka harus dicari dan ditelusuri sampai ketemu kesalahannya.   6. Membuat proses penyesuaian terhadap pos-pos tertentu laporan keuangan. Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat untuk melakukan proses penyesuaian terhadap pos-pos tertentu laporan keuangan (report and financial statement for school). Alasan utama melakukan proses penyesuaian dengan membuat jurnal penyesuaian adalah agar laporan keuangan  yang dihasilkan benar-benar menggambarkan kondisi yang sebenarnya. Bila tidak dilakukan proses penyesuaian, bisa jadi laba terlalu besar atau terlalu kecil karena ada komponen laporan keuangan lain yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya.  Setelah melalui 6 proses di atas, baru Anda bisa membuat laporan keuangan sekolah.  Sumber : manajemenkeuangan.net   Cara membuat laporan keuangan sekolah dengan AdminSekolah Bila Anda merasa cara diatas rumit, Anda dapat mencoba membuat laporan keuangan menggunakan aplikasi AdminSekolah.  Tidak perlu repot untuk mengikuti 6 proses sebelum membuat laporan keuangan. Dengan menggunakan modul laporan, semua laporan keuangan mulai dari laporan jurnal, kas, unit pos, dan neraca dapat dilakukan dengan mudah. Anda cukup memilih laporan berbentuk pdf atau excel dan laporan telah siap dilaporkan.   Segera coba demo GRATIS-nya demo.adminsekolah.net atau hubungi admin kami wa.me/6281233640003 

Tim CS kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!