Fokus Kerja Sama Bidang Pendidikan Indonesia dan Selandia Baru

shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
Fokus Kerja Sama Indonesia dan Selandia Baru dalam Bidang Pendidikan

Indonesia menuju usia emasnya pada tahun 2045. Seiring pertumbuhan usia bangsa, semakin banyak pula tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia. Perlu adanya adaptasi dan transformasi dalam menyiapkan manusia Indonesia menyambut Indonesia Emas 2045, salah satunya dengan menyiapkan pendidikan.

Dalam mewujudkan Indonesia emas 2045 di bidang pendidikan. Indonesia saat ini sedang fokus pada 5 Bidang Riset yaitu green economy (perubahan iklim dan struktur energi), blue economy (ekonomi maritim), teknologi digital, pariwisata, dan kesehatan. Untuk mencapai target tersebut memperkuat hubungan bilateral kerja sama bidang pendidikan menjadi kebutuhan.

Indonesia dan Selandia Baru memiliki kesamaan dalam pengembangan riset yaitu energi terbarukan, perubahan iklim, dan kestabilan pangan. Dalam kunjungannya ke Indonesia Menteri Pendidikan Selandia Baru, Chris Hipkin, menyampaikan bahwa 

Selandia baru telah membuka kembali kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di Selandia Baru setelah sebelumnya menutup perbatasan negara karena pandemi hingga 31 Juli lalu.

 

Baca Juga: Manajemen Keuangan Sekolah Digital Permudah Tugas Bendahara

 

Salah satu program studi lanjut yang ditawarkan adalah Manaki New Zealand Scholarship Program yang telah berjalan sejak tahun 2000-an. Hipkin berharap kunjungannya kali ini dapat memperkuat kerja sama pendidikan dua arah antara Indonesia dan Selandia Baru tidak hanya di bidang pendidikan tinggi namun juga pelatihan kejuruan

 

Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Nizam, Indonesia sudah menjalin banyak kerjasama bilateral di bidang pendidikan dengan hampir seluruh negara di dunia. Nizam menyebut kerjasama yang terjalin diharapkan tidak hanya sekedar MOU namun program nyata antara kedua negara. Terlebih Indonesia mempunyai banyak kesamaan dengan Selandia baru dalam pengembangan Riset

 

Nizam menambahkan kedepannya diharapkan kerjasama internasional juga terjalin dalam bentuk konsorsium sehingga kerjasama tidak hanya terjadi antar Universitas. Namun juga antar kelompok Universitas sehingga dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dan kolaborasi antar perguruan tinggi akan semakin baik untuk kedua negara. 

 

Kualitas sumber daya manusia yang cakap dan tinggi menjadi salah satu penentu berkembangnya sebuah negara. Meningkatkan kualitas pendidikan tentu tidak boleh ditinggalkan untuk mencapai target visi Indonesia Emas 2045.

 

Sumber: cnnindonesia.com

 

Ingin Tau Cara Kerja Aplikasi Presensi Melalui Selfie?
Simak Video Berikut:

atau 

Coba Demonya GRATIS

demo.adminsekolah.net

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini!!!
Promo Hemat Up To 2JUTA
Claim Promo Sekarang
Kouta Terbatas!!!
Tim CS kami ada di sini untuk menjawab pertanyaan Anda. Tanya kami apa saja!